Pontianak.
Permintaan dunia
khususnya gaharu mencapai 4000 pertahun namun hanya memenuhi kuota setengah kebutuhan dunia.sehingga masyarakat
dianjurkan terus menanam gaharu jangan ragu untuk melakukan budi daya pohon gaharu sebagai salah satu
tamanan yang berpotensi mengangkat perekonomian masyarakat.
Berkaitan dengan
hal yang disampaikan ketua Aspegindo , Yayan Yanuri selaku Manager Area Kalbar
,PT. SBS GAHARU mengatakan,
khususnya diwilayah kalbar PT. SBS GAHARU telah memberikan solusi kepetani saling menguntungkan yang di kuatkan dengan
legalitas hukum certifikat dan akte notaris sehingga dianggap kemitraan
ini mementingkan
peningkatan ekonomi petani. Dengan pola kemitraan ini, dimana Inokulasi /
Penyuntikan petani tidak lagi mengeluarkan biaya atau gratis dimana bagi hasil saat
panen adalah 35% (PT.SBS) dan 65% (Petani),”ungkap Yayan.
Sebenarnya budi
daya gaharu ini simple tidak terlalu memilih lahan ,tanam saja dimana tumbuh
,disela-sela pohon sistim tumpang sari juga bisa ,kemudian di sekitar
pekarangan juga bisa ,jadi kita yakin dengan hati petani akan lebih baik
,kesejahteraan akan lebih baik tergantung
kemauan masyarakat itu sendiri,” tandas Yayan.
.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus