COMPANI PROFILE PROSPEK GAHARU GALERY KEGIATAN HUBUNGI KAMI

Selasa, 03 Januari 2012

Peluang Emas Budidaya Gaharu




SAMBAS.
 Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam yang sangat melimpah ruah, wilayah hutan tropisnya terluas ketiga di dunia, dengan cadangan minyak, gas alam, tembaga, dan mineral lainnya. Negeri kita ini telah dikaruniai oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan limpahan pesona yang sangat elok. Indonesia sangat layak untuk disebut sebagai surga katulistiwa yang ribuan pulaunya membentang dari Sabang sampai Merauke.
Salah satu keanekaragaman sumber daya alam hutan yang dimiliki oleh Indonesia adalah Tanaman Gaharu. “GAHARU” adalah salah satu komuditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) komersial yang bemilai jual tinggi. Bentuk produk gaharu merupakan hasil alami dari kawasan hutan berupa cacahan, gumpalan atau bubuk. Selain dalam bentuk bahan mentah berupa serpihan kayu, juga diproses dengan penyulingan yang dapat menghasilkan minyak atsiri gaharu yang juga bemilai jual tinggi. Cairan ekstrak ini kabarnya mencapai nilai jual lebih dari USD 30.000 atau Rp. 300.000.000,-/liter tahun 2010 namun data terbaru 2011 sudah masuk di angka Rp400.000.000,-/liter. Sementara harga I batang pohonnya bisa mencapai ribu-an dollar per kilo nya. Gaharu banyak digunakan sebagai bahan farfum, obat-obatan dan bahan dupa.
Berdasarkan data kemenhut ,Kebutuhan gaharu dunia sangat besar yakni 4 ribu ton pertahun. Quota Indonesia 300 ton/pertahun baru dapat dipenuhi 10% inipun lebih banyak didapatkan dengan cara ilegal dan ini berasal dari Gaharu alam. Temuan rekayasa produksi kayu gaharu memberi peluang yang sangat besar bagi petani di Indonesia. dan keuntungan lainnya Mempertimbangkan nilai jual Gaharu, patut diupayakan peningkatan peranan Gaharu sebagai komunitas andalan altematif untuk penyumbang devisa dari sektor kehutanan selain dad produk hasil hutan kayu.
Selain itu hasil gaharu ini merupakan komoditas Ekspor di negara-negara Asia Timur dan Timur Tengah dalam hal ini maka dengan meningkatkan produksi gaharu berarti akan dapat meningkatkan daya saing bangsa. Dampak lain adalah peningkatan kesejahteraan rakyat dan kelestarian sumber daya hutan dan lahan.
Di beberapa kabupaten khususnya di Kalimantan barat kita sudah menjalin kemitraan dengan para petani,sejak enam bulan yang lalu di pastikan sudah mencapai 30 ribu yang tertanam,kita terus membangun kemitraan dengan petani maupun investor dengan target 1 juta pohon dengan jangka waktu 3 tahun,apabila program ini berhasil di pastikan Kalimantan barat menjadi pintu gerbang gaharu di Indonesia,” ungkap Yayan yanuri manager PT.SBS(Sinergi Bumi Sentosa)area Kalbar , usai sosilisasi budidaya gaharu di tebas belum lama ini.
Ketika ditanya, Bagaimana kecocokan karakteristik tanah kalbar untuk budi daya gaharu ?Yayan mengatakan, kondisi tanah Kalbar  layak untuk tanaman gaharu,dimana pertumbuhannya cocok,ini terbukti program pemerintah Gerhan sebelumnya banyak yang di Tanami masyarakat tanpa di pupuk juga bisa hidup dengan baik, selain itu tanaman ini bisa di tumpang sarikan dengan tanaman yang lain,artinya tanah di kalbar cocok untuk di budidayakan ,”jelasnnya.kuncinya asal jangan di tanami di areal yang tergenang air 24 jam.
 Kemitraan yang di tawarkan PT.SBS Gaharu yakni dengan pembinaan yang berkelanjutan mulai  dari tanam sampai panen ,hanya peluang ini belum sepenuhnya di manfaatkan petani karena kurangnya sosialisasi sehingga boleh di katakan ,indonesia masih ketinggalan dengan negara tetangga.untuk itu kita hadir di Kalbar  memberikan solusi pembiayaan inokulasi dengan mengajak petani dengan  pola kemitraan,dengan sistem bagi hasil,dengan perincian 65 persen untuk petani 35 persen untuk pihak perusahaan .
Dimana, masyarakat hanya berkewajiban menanam dan merawat di lokasi milik petani sesuai kemampuan petani atau investor untuk memenuhi kebutuhan biaya pengadaan paket bibit yang telah di sediakan pihak perusahaan dengan garansi 3 bulan untuk kematian bibit dan diantar ketempat serta di dukung pembinaan yang intensif,selain itu penjaminan inokulasi pada usia 3 tahun dengan diameter batang 10-15 cm kemudian  tenaga sampai pembelian panen di jamin oleh pihak perusahaan.MOUnya di kuatkan denan legalitas hukum sertifikat dan aktenotaris  sehingga di anggap menguntungkan petani ,”ungkap Yayan Yanuri usai sosilisasi budidaya gaharu di Tebas,Kabupaten Sambas belum lama ini.
Analisa biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu, pada luasan tanah 1 hektar dengan jarak tanam 3 X 3 dapat di Tanami 1200 batang. Di  panen pada usia 5-6 tahun perusahaan masih menjamin harga terburuk atau gagal panen masih di hargai 2 -5 juta perpohon.nah tidak usah muluk-muluk  kalau di kalkulasikan angka terendah yakni 2 juta di kalikan 1200 batang masih 2,4 milyar asumsinya kalaupun gagal ,kemedangan,daun ranting dan abu gergaji masih di beli perusahaan.untuk itu  mitra  tidak perlu khawatir ,”jelasnnya.
Logikanya karena ini sistim bagi hasil ,yang jelas pihaknya akan bekerja fropesional,karena semakin tinggi hasil tentunya semakin besar bagi hasilnya dengan petani karena memang faksin penyuntikan yang kita gunakan bukan lagi coba-coba,” ajak Yayan meyakinkan.
Kesimpulannya ,kita investasi dari budidaya gaharu diatas areal satu hektar dengan biaya sekitar 45 jutaan bisa mendatangkan milyaran rupiah dengan jangka waktu 5-6 tahun kedepan,” ringkasnnya

Jumat, 16 Desember 2011

Pola Kemitraan Budidaya Gaharu PT.SBS GAHARU


                               PT. SBS GAHARU 
         Kantor Cabang : Jl. Sanggau Ledo No. 16 Rangkang - Bengkayang -Kalimantan Barat


POHON HUTAN NILAI JUTAAN YANG TERLUPAKAN
LESTARIKAN BUMI TINGKATKAN EKONOMI PETANI DAN MENGGAPAI BUMI KHATULISTIWA SENTOSA
PT. SBS GAHARU, adalah Perusahaan yang bergerak dibidang Agrobisnis Budidaya Pohon Gaharu. Salah satu jenis pohon termahal di dunia. Kenapa ? Karena Pohon Gaharu ( Aquilariamalacensiss ) ini merupakan salah satu jenis pohon yang mulai langka dan banyak dibutuhkan oleh hampir seluruh negara.
1
.       Pola Tanam Monokultur              : Satu areal perkebunan khusus pohon gaharu
Jarak tanam yang dapat digunakan 1 m x 1 m,  2 m x 2 m dan 3 m x 3 m ( menyesuaikan lahan ). Populasi tanaman dalam 1 Ha adalah 1.000 – 1.200 ( jarak tanam 3 m x 3 m ). Perlu perawatan extra selama 6 – 12 bulan, karena pohon ini adalah jenis yang perlu naungan / teduhan (40% - 60% Cahaya). Hindari cahaya matahari langsung mulai pukul 10.00-15.00 WIB.
2
.       Pola Tanam Tumpang Sari          : Menanam Pohon Gaharu di sela – sela tanaman lainnya
Penanaman Tumpang Sari bersama dengan pohon Sawit, Karet, Sengon, Jabon, Mahoni, Jati dll. Dapat juga ditanam bersama tanaman pertanian lainnya seperti cabai, buah-buahan, tomat, singkong, jagung dan sebagainya. Dapat pula ditanam disekeliling rumah, masjid, sekolahan, perkantoran atau di sekeliling kolam ikan dan peternakan.Dengan cara ini, disela-sela lahan yang kosong dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin sambil menunggu 5-6 tahun untuk panen Gaharu.
3.       Tanah                   :Pohon Gaharu ini bersifat tidak memilih tanah ( 0 – 1.200 M dpl).
Yang penting tanah tidak terendam air,  seperti sawah atau rawa.
4.       Panen                   : Pohon Gaharu boleh ditebang/panen 2 / 3 tahun setelah dilakukan
Inokulasi.Inokulasi dilakukan pada saat diameter 10 –15 cm atau lingkar                             batang 40 – 45 cm, kurang lebih usia pohon 3 – 4 tahun. Jadi, Pohon ditebang / panen 5 – 6 tahun.
5.       Pembelian Hasil Panen                                : PT. SBS berkewajiban mempasilitasi hasil panen dengan system
bagi hasil  yang tertulis di Sertifikat ( saat pembelian ) dan Akta Notaris ( sebelum Inokulasi )


Dengan system Ke-MITRA-an ini  PETANI hanya membeli bibit secara PAKET dan INOKULASI dilakukan oleh PT. SBS secara GRATIS.

Adapun harga paket bibit yang di sediakan oleh PT. SBS Gaharu:
1.     Paket Krystal           : Rp. 500.000,-  :  10 bibit dan certifikat garansi Inokulasi
2.     Paket Gold               : Rp. 1.000.000,-  : 25 bibit dan certifikat garansi Inokulasi
3.     Paket Platinum       : Rp. 2.000.000,-  :  60 bibit dan certifikat garansi Inokulasi
4.     Paket Diamond       : Rp. 5.000.000,-  :  175 bibit dan certifikat garansi inokulasi
Keterangan :
·         
       Garansi ,Apabila dari penyerahan bibit  sampai 3 (tiga) bulan ada kematian,maka bibit akan diganti dengan menunjukkan bukti.
·      
         Jika terjadi  GAGAL PANEN(tidak menghasilkan ngaras) dalam Inokulasi (penyuntikan), akan di lakukan penyuntikan ulang atau mengganti dengan tanam kembali .
·        
Informasi lebih lanjut hub          : antony,082154354111 atau.082151606868
“Keberhasilan Petani di bisnis budidaya gaharu harus di dukung pemasaran yang jelas sehingga kedepan harus memimilih perusahaan yang bisa mempasilitasi hasil panen masuk ke Pasar dunia.
 Kegiatan team PT.SBS GAHARU Kalimantan Barat,Inokulasi dan hasil setelah penyuntikan satu bulan di kebun milik Edmundus camat Bengkayang tepat di desa Tampe ,Belakang Asrama Yon 641 Beruang Hitam Kompi Senapan C Bengkayang.






                         Team PT.SBS Gaharu bersama staf pegawai Kecamatan Bengkayang

                                                    foto: Team  PT.SBS GAHARU KALBAR






        Pameran Budi Daya Gaharu,Dalam Rangka Bazaar Natal di Paroki Stella Maris Siantan Pontianak.











             Hasil Inokulasi ( penyuntikan) PT.SBS Gaharu  setelah satu bulan,di kebun Milik Camat Bengkayang ,tampak ring warna hitam  yang akan membentuk Gubal pohon gaharu.

Kamis, 15 Desember 2011

Stand Budidaya Gaharu ,Di Padati Pengunjung


PONTIANAK.

Sejak hari pertama pengunjung  terus berdatangan melihat secara langsung  Berbagai aneka  produk yang di pamerkan setiap perusahaan di setiap stand dalam rangka Bazar natal, yang di selenggarakan Paroki Stella Maris siantan  sejak, Jumat (9/12/2011) di Siantan Pontianak.
Dari pantauan “Postkotapontianak.com” ,tampak  sejak hari  pertama di lokasi stand pengun jung PT.SBS Gaharu membludak, hal ini di karenakan antusias masyarakat  rasa ingin tahu masyarakat cukup tinggi ,sejauh mana cara budidaya gaharu baik itu cara menanam,merawat sampai pasarannya.
Manager PT SBS Gaharu  area Kalbar Yayan Yanuri dalam kesempatan tersebut memberikan sosialisasi kepada  pengunjung sekaligus  mengajak masyarakat  untuk bekerja sama  bermitra dengan pihaknya .
Yayan memaparkan ,PT SBS adalah  salah satu perusahaan agrobisnis yang menawarkan budi daya gaharu kepada petani dan investor dengan Pola kemitraan   bagi hasil yang dikuatkan dengan   legalitas hukum  sertifikat bermatrai   dan Akte Notaris sebelum dilakukan inokulasi sehingga dianggap lebih menguntungkan petani.
Lebih jauh Yayan mengatakan ,Gaharu adalah salah satu komoditi  non migas yang bisa mendatangkan uang  setelah di lakukan inokulasi di usia  3-4 tahun,kemudian dilakukan penebangan / panen 1-2 th setelah inokulasi, dan satu batang bisa  mencapai nilai puluhan juta ,bahkan perusahaan menjamin   melalui kemitraan ini hasil terburuk di  harga  2 juta sampai lima juta perbatang  gaharu ,” paparnya.
Selain itu, tehnik  penanaman juga di perlukan jelas yayan ,  dimana areal  tidak semestinya menggunakan  lahan yang luas bisa dimanfaatkan ,bisa juga melalui  sistim tumpang sari di sela-sela  tanaman lainnya .kemudian cara penanaman,perawatan,sampai pasarannya  sangat mudah,tergantung kemauan dari petani kita,” jelasnya.
“ Kita mengajak petani bermitra ,karena biasanya kendala yang sering  di dapati petani adalah di persoalan biaya  inokulasi,bayangkan memang untuk menghasilkan gubal yang lebih menjanjikan  harus memerlukan faksin dan inokulan yang  baik alias  bukan sekedar coba-coba.
“ wajar investasi  di biaya inokulasi (faksin)mahal dimana perbatangnya kisaran dua juta perbatang ,nah  agar dapat lebih  teratasi,kita mengajak kerja sama  dengan pihak perusahaan ,”katanya..
“ Solusinya kita buatkan sistim kemitraan bagi hasil 35 persen untuk perusahaan dan sisanya 65 persen untuk petani .inilah yang bisa menjamin masyarakat lebih pantas dan berpihak kepada petani,”  jelas Yayan.
“ Kita yakin dari antusias pengunjung tadi ,peminat investasi gaharu di kalbar ternyata  tinggi,dengan demikian  harapan kita  masyarakat dapat mengsinergikan potensi alam dengan baik,maka kesejahteraan bakal  menanti didepan kita ”sesuai dengan tema kita kali ini yakni menggapai bumi khatulistiwa sentosa ,” pungkasnnya.(antoni)